Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

PENGERTIAN DAN FUNGSI GAMBAR BESTEK BESERTA CONTOHNYA

PENGERTIAN DAN FUNGSI GAMBAR BESTEK BESERTA CONTOHNYA
Gambar bestek atau gambar kerja merupakan gambar rencana yang memuat lokasi proyek, denah, bentuk bangunan, potongan, dan dimensi dengan skala tertentu.
Fungsinya antara lain:
- Untuk menetapkan jenis pekerjaan, kuantitas bahan yang harus disediakan dan untuk pedoman pelaksanaan.
- Merupakan acuan untuk mewujudkan letak, ketinggian, bentuk, dimensi dan ukuran bangunan.

Gambar bestek memiliki peran sangat penting dalam kegiatan konstruksi, bisa dikatakan jika tidak ada gambar bestek proyek tidak bisa berjalan. Lalu apa saja yang diperlukan untuk membuat gambar bestek?

Gambar bestek meliputi:

1. Gambar Peta Lokasi atau Site Plan
Menggambarkan denah lokasi/jalan menuju lokasi bangunan yang akan dibuat, biasanya gambar site plan tidak menggunakan skala tertentu, yang terpenting orang mampu membaca.memahami maksud gambar tersebut.

2. Denah
Menggambarkan denah.tata ruang bangunan yang akan dibuat, gambar denah menggunakan skala 1:100.

3. Potongan
Menggambarkan bangunan yang terpotong oleh garis potongan yang sebelumnya digambar pada denah. Gambar potongan, minimal memiliki 2 gambar, yaitu potongan arah memanjang dan melintang. Gambar potongan menggunakan skala 1:100.

4. Tampak
Menggambarkan rencana desai eksterior bangunan. Gambar tampak terdiri dari empat gambar yaitu tampak depan, tampak belakang, tampak samping kiri, dan tampak samping kanan. Gambar tampak biasanya menggunakan skala 1:100.

5. Denah Rencana Pondasi dan Sloof
Menggambarkan denah daerah yang akan dipasang pondasi dan sloof, gambar denah rencana pondasi dan sloof menggunakan skala 1:100.

6. Denah Rencana Kolom
Menggambarkan letak titik yang akan dipasang kolom, denah rencana kolom biasanya hanya digunakan untuk bangunan berlantai 2 atau lebih. Jika bangunan yang akan digambar hanya berlantai 1, maka gambar denah rencana kolom ini tidak perlu dikerjakan. Denah rencana kolom menggunakan skala 1:100.

7. Denah Rencana Balok
Menggambarkan rencana balok induk dan balok anak untuk bangunan 2 lantai atau lebih, jika bangunan yang direncanakan hanya satu lantai cukup menggambarkan denah ring balk. Gambar denah rencana balok ini menggunakan skala 1:100.

8. Denah Rencana Plat
Menggambarkan perencanaan pembesian plat untuk lantai 2 dan seterusnya, bangunan yang hanya memiliki 1 lantai tidak perlu menggunakan gambar denah rencana plat. Gambar denah rencana plat biasanya menggunakan skala 1:100/

9. Denah Rencana Plafond/Langit-langit
Menggambarkan perencanaan penataan plafond yang akan digunakan, ukuran plafond, dan ketinggiannya. Skala yang digunakan yaitu 1:100.

10. Denah Rencana Atap
Menggambarkan perencanaan atap yang akan digunakan, misalnya menggunakan atap limas, pelana, atau yang lainnya. Denah rencana atap menggunakan skala 1:100.

11. Denah Rencana Kusen
Menggambarkan letak.posisi kusen yang akan dipasang, disertai keterangan jenis kusennya. Skala yang digunakan adalah 1:100.

12. Denah Rencana Elektrikal
Menggambarkan letak titik lampu, saklar, stop kontak, arde, dll yang berhubungan dengan elektrikal. Gambar rencana ini menggunakan skala 1:100.

13. Denah Rencana Plumbing
Menggambarkan rencana distribusi air bersih dan air kotor, letak kran, septictank, alur pembuangan air kotor, dll. Menggunakan skala 1:100.

14. Detail Pondasi
Menggambarkan detail pondasi yang tadi sudah digambarkan denah pondasinya. Yang digambarkan pada pendetailan pondasi biasanya merupakan potongan dari denah pondasi, lalu dilengkapi dengan ukuran-ukurannya. Skala penggambaran detail pondasi yaitu 1:25.

15. Detail Tangga
Menggambarkan detail ukuran tangga beserta potongan ukuran aantrade dan optradenya. Detail tangga digambarkan dengan skala 1:10.

16. Detail Kusen
Menggambarkan detail bentuk dan ukuran kusen yang sudah ditentukan pada denah rencana kusen. Detail kusen digambarkan dengan skala 1:25.

17. Detail Kuda-kuda
Menggambarkan detail kuda-kuda yang akan dipakai, apakah kuda-kuda kayu ataupun baja ringan disertai dengan ukuran-ukuran lengkapnya. Biasanya digambarkan dengan skala 1:10.

18. Detail Sloof, Kolom, dan Balok
Menggambarkan ukuran sloof, kolom, dan balok yang akan digunakan beserta detail ukuran besi yang digunakan untuk sloof, kolom, dan balok. Digambarkan dengan skala 1:10.

19. Detail Plat
Menggambarkan detail pembesian plat pada bangunan berlantai 2 atau lebih. Skala yang digunakan yaitu 1:100.

20. Detail Septictank dan Resapan
Menggambarkan ukuran septictank dan resapan yang akan digunakan beserta potongannya. Menggunakan skala 1:20 sampai 1:30.

Nah itulah tadi merupakan beberapa gambar yang diperlukan untuk gambar bestek atau gambar kerja untuk bangunan. Bagi teman-teman yang ingin mendownload contoh gambar besteknya bisa melalui link di bawah ini.

Posting Komentar untuk "PENGERTIAN DAN FUNGSI GAMBAR BESTEK BESERTA CONTOHNYA"